Thursday, February 10, 2011

PROKARYOTES

Prokaryotes are single-celled organisms that do not have a
membrane-bound nucleus. They live in nearly every environment
on Earth. Many live in places where no other organisms can live,
such as scalding hot water and inside solid rock. Prokaryotes are a
major source of food for many organisms. They also help many
organisms, including humans, cattle, and insects, digest food.
Prokaryotes also play an important role as decomposers of dead
organic matter in the environment.
Even though most prokaryotes are tiny organisms, they differ
greatly in their genetic traits, in their sources of energy and
nutrients, and in their habitats. Through DNA technology, scientist
Carl Woese and his colleagues found in the late 1970s that
there are two major branches, or domains, of prokaryotes. One
branch, formerly called Eubacteria (YOO-bak-TIR-ee-uh), is called
Bacteria. The other branch is called Archaea (ahr-KEE-uh), formerly
called Archaebacteria. The name archaea means “archaic” or
“ancient.” Most known species of archaea live in extreme environments
thought to resemble harsh environments present millions
of years ago.

Saturday, May 2, 2009

Evolusi

Evolusi : proses perubahan yang berlangsung sedikit demi sedikit dan memakan waktu yang lama.

Jenis evolusi
1. Evolusi progesif -----> evolusi yang memungkinkan keturunan bertahan hidup (survive)
2. Evolusi regresif -----> evolusi yang memungkinkan terjadi kepunahan.

Pencetus teori evolusi Charles Darwin (1809 - 1892) dengan bukunya yang berjudul “On the ofiginof species by means of natural selection” atau “The preservation of favored races in the struggle for life”.

Petunjuk - Petunjuk Adanya Evolusi

1. Anatomi Perbandingan
Dari studi anatomi perbandingan dapat diketabui bahwa alat-alat fungsional pada pelbagai binatang dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

a. Homologi
alat tubuh yang mempunyai bentuk yang berbeda dan fungsinya berbeda namun kalau diteliti mempunyai bentuk dasar sama.

b. Analogi
alat-alat tubuh yang mempunyai bentuk dasar yang berbeda namun karena perkembangan evolusi yang konvergen alat-alat tersebut mempunyai fungsi yang sama.

2. Embriolog Perbandingan
Embrio hewan bersel banyak mengalarni kesamaan perkembangan embrio, berawal dari zygot Þ blastula Þ gastrula, kemudian mengalami diferensiasi sehingga terbentuk bermacam-macam alat tubuh.

Ernest Haeckel, mengatakan tentang adanya peristiwa ulangan ontogeni yang serupa dengan peristiwa filogeninya, dia sebut teori rekapitulasi.

Cotoh: adanya rekapitulasi adalah perkembangan terjadinya jantung pada mamalia yang dimulai dengan perkembangan yang menyerupai ikan, selanjutnya menyerupai embrio amfibi, selanjutnya menyerupai perkembangan embrio reptil.

3. Perbandingan Fisiologi
Telah diketahui ada kemiripan dalam faal antara pelbagai makhluk mulai dari mikroorganisme sampai manusia, misalnya :
• kemiripan dalam kegiatan pernafasan.
• pembentukan ATP dan penggunaannya dalam pelbagai proses kehidupan adalah serupa pada hampir semua organisme.

4. Petunjuk-petunjuk Secara Biokimia
Digunakan uji presipitin yang pada dasarnya adanya reaksi antara antigen-antibodi.
Banyaknya endapan yang terjadi sebagai akibat reaksi tersebut digunakan untuk menentukan jauh-dekatnya hubungan antara organisme yang satu dengan yang lainnya.
5. Petunjuk-petunjuk Peristiwa Domestikasi
Menguhah tanaman dan hewan liar menjadi tanaman dan hewan yang dapat dikuasai dan bermanfaat sesuai dengan keinginan manusia adalah akibat dari peristiwa domestikasi.
Contoh: penyilangan burung-burung merpati, sehingga dijumpai adanya 150 variasi burung, yang di antaranya begitu berbeda hingga dapat dianggap sebagai spesies berbeda.

6. Petunjuk-petunjuk dari alat tubuh yang tersisa
Alat-alat yang tersisa dianggap sebagai bukti adanya proses evolusi, alat-alat ini sudah tidak berguna namun ternyata masih dijumpai.
Contoh : Pada manusia :
• selaput mata pada sudut mata sebelah dalam
• tulang ekor
• gigi taring yang runcing

7. Petunjuk-petunjuk Paleontologi
Telah diketabui bahwa fosil dapat digunakan sebagai petunjuk adanya evolusi.
Contoh : Urutan fosil kuda:
dari Eohippus (kuda zaman Eosin) Þ Mesohippus Þ
Merychippus Þ Pliohippus Þ Equas (kuda zaman sekarang).

Pendapat Teilhard de Chardin mengenai proses evolusi
Proses evolusi dibedakan menjadi 3 tahap, yaitu:

1. Tahap Geosfer:
Tahap ini adalah tahap pra-hidup, tahap perubahan yang terutama
menyangkut perubahan tata surya.

2. fahap Biosfer:
Kalau ada tahap geosfer yang menjadi masalah adalah adanya
“loncatan” dari materi tak hidup menjadi “materi” hidup, maka pada
tahap biosfer yang dimasalahkan adalah “loncatan” munculnya
manusia.

3. Tahap Nesosfer:
Menurut Teilhard, yang penting pada makhluk hidup dalam hal ini
manusia adalah terjadinya evolusi mengenai kesadaran batinnya yang
semakin mantap.

Monday, April 6, 2009

Pembuluh Darah

Pembuluh darah adalah saluran khusus utuk mengalirkan darah. darah merupaka cairan dalam pembuluh darah yang beredar keseluruh tubuh mulai dari jantung da kembali ke jantung. Darah mengalir dalam pembuluh yag elastis(arteri, kapiler dan vena) dan akan kembali lagi ke jantung tanpa menigglakan sistem pembluh yang disebut sebagai sistem sirkulasi tetutup.
Oleh karena itu jantug tidak pernah istirahat untuk berkonstraksi dan memenuhi kebutuha tubuh, maka jatung membutuhkan darah yag lebih bayak dibandingkan dengan organ yang lain. Aliran darah untuk jantug diperoleh dari arteri koroer kanan dan kiri. Kedua arteri koroer ini keluar dari aorta kira-kira 1/2 inchi di atas katup aorta dan berjalan dipermukaan perikardrium. Lalu bercabang menjadi arteriol dan kapile ke dalam dinding venikel. Sesudah terjadi
pertukaran O2 dan CO2 di kapiler, aliran vena dari vetrikel dibawa melalui vena koronaria dan langsung masuk ke atrium kanan dimana aliran darah vena dari seluruh tubuh akan bermuara.
Sirkulasi darah ditubuh ada dua yaitu sirkulasi paru da sirkulasi sistemis. Sirkulasi paru dimulai dari venikel ke arteri pulmoalis, arteri besar dan kecil, kapiler lalu masuk ke paru, setelah dari paru keluar melalui vea kecil, vena besar, vena cave interior, vena cava superior akhirnya kembali ke atrium kanan.
Sirkulasi sistematis dimulai dari vetrikel kiri ke aorta lalu ke arteri besar, arteri kecil, keseluh tubuh lalu ke venule, vena kecil, vena besar, ven cava interior, vea cava superior dan akhinya kembali ke atrium kanan.
Sirkulasi sistematik mempunyai fungsi khusus sebgai sumber tekanan yang tinggi da membawa oksigen ke jaringan yag membutuhkan. Pada kapiler terjadi pertukara antara O2 dan CO2 dimana pada sirkulasi sistematis O2 keluar dan CO2 masuk dalam kapiler, sedangkan pada sirkulasi paru O2 masuk dan CO2 keluar dari kapiler. Volume darah pada setiap pada setiap ompone sirkulasi berbeda-beda, 84% dari volume darah yang pada tubuh terdapat pada sirkulasi sistematis, 64% pada vena, 13% pada arteri dan 7% pada arteriol da kapiler.